Tampilkan postingan dengan label serba serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label serba serbi. Tampilkan semua postingan

tape dari buah sukun


                                                 TAPE DARI BUAH SUKUN
             Tape dari Singkong ???? itu sih biasa. Kalo Tape dari buah Sukun itu baru LUAR BIASA. Membicarakan masalah alternative akan muncul ide-ide menarik yang bisa di teliti. Salah satunya adalah membuat Tape dari buah Sukun.
              Bila Anda berasal dari daerah Cilacap dan sekitarnya akan sangat mudah mendapatkan buah Sukun ini karena hamper setiap rumah yang memiliki halaman yang luas pasti memiliki pohon Sukun. Buah Sukun biasanya di olah menjadi keripik Sukun, Sukun Rebus, Atau Sukun Goreng. Rasanya sangat nikmat. Buah Sukun yang matang, dagingnya yang lunak dan lembut bisa digunakan untuk campuran membuat kue.
Sekarang ayo berbicara tentang cara membuat Tape dari buah Sukun. Pertama kita pilih buah sukun yang agak matang (kemampo) tetapi belum lunak daging buahnya. Kemudian buah Sukun ini kita potong-potong seukuran tape singkong (5x5 cm) atau sesuai selera, kemudian kukus hingga matang kurang lebih 1 jam. Campurkan Ragi tape (Saccharomyces Cerevisiae). Masukkan dalam wadah tertutup rapat dengan plastic, jangan sampai ada kontak dengan udara selama kurang lebih 2-3 hari. Setelah 2-3 hari akan tercium bau wangi khas tape yang sangat lezat.
     Kelebihan dari Tape Sukun ini rasanya lebih enak dan lebih manis dibandingkan tape singkong. Sebabnya karena Sukun lebih banyak mengandung karbohidrat yang mudah difermentasi oleh ragi tape.
       Kekurangannya yaitu Tape Sukun ini belum UMUM di masyarakat dan buah sukun yang susah di dapat di daerah tertentu. Sekarang peran Anda lah yang bisa membuatnya menjadi UMUM. Siapa tahu bisa menjadi penganan khas daerah Anda. Anda Mau mencoba ???



memproduksi tepung sukun


                                          MEMPRODUKSI TEPUNG SUKUN
          Sukun atau disebut bread fruit, cukup populer bagi masyarakat Indonesia, selain dapat diolah menjadi berbagai macam jajanan, antara lain getuk, tape, klepon, dan kroket. Olahan setengah jadi dapat berupa gaplek, sawut, tepung, dan pati. Khususnya tepung sukun dapat digunakan sebagai bahan campuran pada pembuatan roti, bubur/jenang sumsum, mie, krupuk, dan juga dapat dimanfaatkan untuk sayur.
        Buah sukun mempunyai komponen gizi yang relatif baik di mana yang muda mengandung kalsium tinggi (59 mg/100 g) sehingga dapat mencegah kerapuhan tulang, dan rendah kalori (87,1 kal) maka cocok untuk makanan diet. Buah sukun mengandung IG (Index Glisemik) rendah. Bahan pangan yang mempunyai IG rendah berpotensi sebagai penurun gula darah. Buah sukun juga mempunyai kadar gula rendah yaitu sekitar 1,78—3,49%, sedangkan kadar patinya tergolong tinggi (33,58—43,63%), nilai tersebut tergantung dari varietas (jenis) sukunnya.
                 Dari tanaman dewasa dapat dihasilkan sekitar 200—750 buah per pohon setiap tahunnya. Buah sukun dapat dipanen dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari-Februari dan Juni-Juli. Pada musim panen buah sukun melimpah dan harganya murah, dibiarkan busuk karena tidak termanfaatkan, sehingga dapat diolah menjadi produk yang awet, di antaranya mie di mana dapat dibuat dari tepung sukun atau buah segarnya yang dikukus terlebih dahulu.
                 Pembuatan tepung sukun ada beberapa cara, namun pada prinsipnya adalah sama, secara garis besar adalah dimulai dari pengupasan kulit buah, pencucian, pengirisan/penyawutan, pengeringan, penepungan/penggilingan, dan pengayakan. Kemudian dikemas dalam kantong plastik, dan disimpan atau siap untuk didistribusikan. Pengemasan tepung sukun yang baik dapat tahan hingga 9 bulan.
             Pada tingkat ketuaan optimal rendemen tepung akan semakin tinggi, karena kadar patinya tinggi. Buah yang terlalu muda maupun kelewat masak akan menghasilkan tepung dengan rendemen rendah. Warna tepung sukun putih-kekuningan. Namun, buah yang muda maupun kelewat masak akan menghasilkan tepung yang gelap. Untuk pembuatan tepung, buah sukun dipilih yang tua tapi masih keras (mengkal) atau 7—10 hari sebelum petik optimal, sehingga diperoleh mutu tepung yang baik dan rendemen tinggi.

keripik bonggol pisang


sekarang ini banyak manfaat yang bisa di peroleh dari pohon pisang,,selain buahnya yang bisa di makan...jantung pisang juga bisa di buat sebagai sayur....dan kini ada lagi penemuan baru,,,yaitu keripik bonggol pisang...
keripik bonggol pisang ini memanfaatkan bonggol pisang yang paling di bawah..selain rasanya yang gurih dan renyah..bonggol pisang dipercaya banyak mengandung serat dan fiber yang berguna bagi kesehatan tubuh....nah mau tahu cara pengolahannya,,yuk kita coba,,,
BAHAN:
  • Bonggol pisang 5 kg
  • Air 1000 ml
  • Garam 500 gram
  • Tepung tapioka 150 gram
  • Tepung terigu 150 gram
  • Minyak goreng 1250 ml
  • Barbeque 500 gram

BUMBU HALUS:
  • Bawang putih 5 siung.
  • Ketumbar 5 sendok teh
  • Merica 5 sendok teh
  • Garam 5 sendok makan

CARA MEMBUAT:
  1. Potong-potong bonggol pisang
  2. Didihkan 200 ml air, masukkan bonggol pisang dan 100 gram garam. Lalu masak hingga bonggol lunak
  3. Potong bonggol pisang untuk memudahkan dalam memblender.
  4. Blender bonggol pisang hingga lembut
  5. Peras bonggol pisang, campur dengan tepung tapioka, terigu dan bumbu halus lalu diaduk hingga rata.
  6. Tipiskan adonan dan dijemur hingga kering
  7. Goreng keripik bonggol pisang hingga matang dan angkat. Bubuhi keripik dengan bubuk bumbu rasa Barbeque...Sajikan.Untuk 20 bungkus @ 50 gram.







MENCEGAH DIABETES DENGAN RUMPUT LAUT


hai sobat blogger semuanya..
ternyata rumput laut banyak kegunaanya lho...mau tau..??? menurut  Peneliti dari Universitas Brawijaya Malang, Slamet Budi Cahyono mengatakan rumput laut berkhasiat untuk mencegah beberapa penyakit degeneratif, seperti diabetes dan jantung koroner. “Rumput laut mengandung antioksidan dan kaya serat alami yang bisa mencegah penyakit degeneratif,” hebat khan..Batting Eyelashes. Menurut dia, rumput laut juga mudah didapatkan di Indonesia, karena bisa ditemui di sepanjang perairan Aceh hingga Papua.kalimantan dan sulawesi.... sehingga masyarakat bisa dengan mudah membuat rumput laut menjadi berbagai olahan yang berkhasiat.

budidaya rumput laut di kota tarakan


            Para nelayan di Indonesia yang tinggal di pesisir pantai umumnya selain memiliki pekerjaan utama mencari ikan, juga mempunyai pekerjaan sambilan yang sangat menguntungkan. Misalnya membudidayakan rumput laut seperti yang dilakukan para nelayan di kelurahan pantai amal tarakan kalimantan timur.
        Dalam upaya meningkatkan penghasilan keluarga, para nelayan di kelurahan pantai amal, tarakan,kalimantan timur selain mencari ikan ke laut sebagai pekerjaan utama, juga membudidayakan rumput laut di pesisir pantai. Budidaya rumput laut yang dilakukan adalah dengan metode long line/tali panjang, karena lokasi yang digunakan adalah pada dasar perairan berpasir atau berlumpur pasir, sehingga memudahkan menancapkan patok/tiang pancang. Hasil dari rumput laut selain bisa diolah sebagai bahan industri makanan seperti agar-agar, jelly food dan campuran makanan seperti burger dan lainnya, juga sebagai bahan baku industri koemstika, farmasi, tekstil, kertas, keramik, fotografi, pupuk dan insektisida.
Pengembangan usaha alternatif masyarakat melalui usaha budidaya rumput laut dilatar belakangi oleh dukungan potensi sumber daya alam di Kelurahan pantai amal.Bentangan garis pantai serta pulau-pulau dengan dasar perairan berkarang dan berpasir serta dukungan perairan yang terlindung dan relatif tenang sangat menunjang dalam usaha budidaya rumput laut di kelurahan ini.
Dukungansumberdayamanusia(masyarakat pantai amal) yang sebagian besar adalah nelayan tradisional sangat berpeluang untuk mengembangkan jenis usaha alternatif ini.Dukungan pasar yang terus meningkat untuk komoditi ini juga menjadi latarbelakang usaha alternatif ini di laksanakan.
     Budidaya rumput laut yang dilakukan selain dikerjakan para nelayan, juga dikerjakanoleh istri dan ank para nelayan dengan upah Rp.6.000,- setiap satu ikatan bibit rumput laut yang dibuatnya. Rata-rata mereka dapat mengerjakan 7 ikatan setiap harinya, sehingga diperoleh penghasilan tambahan Rp.42.000,- per orang 
    Karena dasar perairan yang terdapat di kelurahan pantai amal berpasir, maka metodeLong line/tali panjang adalah metode budidaya rumput laut yang dikembangkan.Adapun rumput laut yang dibudidayakan adalah jenis Eucheuma cottonii.
     Pemanenan rumput laut sangat tergantung dari tujuannya. Jika tujuan memanen untukmendapatkan bibit, pemanenan dilakukan pada umur 25 – 35 hari. Kalau  ingin mendapatkan kualitas tinggi dengan kandungan Karaginan banyak,  panen  dilakukan pada umur 45 hari (umur ideal).
Mengingat mutu rumput laut kering  bernilai lebih tinggi dibanding yang basah, perlakuan pasca panen sangat menentukan harga rumput laut. Untuk itu, setelah panen dilakukan, segera dikeringkan langsung dibawah terik sinar matahari dengan meletakkan rumput laut pada para-para atau dialas, sehingga tidak tercampur pasir, tanah dan benda lainnya  Sambil dilakukan penjemuran, lakukan sortasi dengan cara mengambil benda-benda asing seperti batu, sampah dan lainnya. Jika cuaca baik, dalam waktu 3-4 hari rumput laut sudah kering yang ditandai dengan warna ungu keputihan dilapisi kristal garam dan alot untuk dipatah. Untuk mendapatkan rumput laut berkualitas dan dihargai tinggi, lakukan pengayakan untuk memisahkan pasir dan garam yang terdapat pada rumput laut.
     Pada saat sekarang ini, para petani nelayan hanya mengandalkan penjemuran atau pengeringan rumput laut secara alami  Agar nilai jual rumput laut bisa dihargai tinggi, para kelompok tani sangat mengharapkan adanya bantuan mesin atau alat jemur rumput laut. Dengan alat tersebut diharapkan penjemuran bisa optimal, sehingga nilai jualnya tinggi.
Dukungan lain yang tidak kalah penting adalah, adanya Koperasi atau kelembagaan yang mau dan mampu menampung hasil rumput laut para nelayan, sehingga harga jualnya tidak jatuh karena dibeli para tengkulak sebagaimana terjadi sekarang ini.

pembuatan selai dari bunga sepatu dan rosella

PEMBUATAN SELAI Dari BUNGA SEPATU Dan ROSELLA
BAB I PENDAHULUAN 
1.1. Dasar Teori Selai atau selei (bahasa Inggris: jam, bahasa Perancis: confiture) adalah salah satu jenis makanan awetan berupa sari buah atau buah-buahan yang sudah yang sudah dihancurkan, ditambah gula dan dimasak hingga kental atau berbentuk setengah padat.

Template by:
Free Blog Templates