Konsep assimellereng mengandung makna kesehatian,
kerukunan, kesatupaduan antara satu anggota keluarga dengan anggota
keluarga lain, antara seorang sahabat dengan sahabat yang lain. Memiliki
rasa kekeluargaan yang tinggi, setia kawan, cepat merasakan penderitaan
orang lain, tidak tega membiarkan saudaranya berada dalam keadaan
menderita, dan cepat mengambil tindakan penyelamatan atas musibah yang
menimpa seseorang, dikenal dengan konsep "sipa'depu-repu" (saling
memelihara). Sebaliknya, orang yang tidak mempedulikan
kesulitan sanak keluarganya, tetangganya, atau orang lain sekali pun disebut bette' perru.
Dalam kehidupan sehari-hari, manifestasi kesehatian dan kerukunan itu disebutkan dalam sebuah ungkapan Bugis:
"tejjali tettappere , banna mase-mase".
Ungkapan
tersebut biasanya diucapkan ketika seorang tuan rumah kedatangan tamu.
Maksunya adalah "kami tidak mempunyai apa-apa untuk kami suguhkan kepada
tuan. Kami tidak mempunyai permadani atau sofa yang empuk untuk tuan
duduki. Yang kami miliki adalah kasih sayang.
Lontarak sangat
menganjurkan manusia memiliki perasaan kemanusiaan yang tinggi, rela
berkorban menghormati hak-hak kemanusiaan seseorang, demi kesetiakawanan
atau solidaritas antara sesama manusia, berusaha membantu orang, suka
menolong orang menderita,
berkorban demi meringankan penderitaan dan
kepedihan orang lain dan berusaha pula untuk membagi kepedihan itu ke
dalam dirinya. Dalam Lontarak disebutkan:
Iya padecengi assiajingeng:
- Sianrasa-rasannge nasiammase-maseie;
- sipakario-rio;
- Tessicirinnaiannge ri sitinajae;
- Sipakainge' ri gau' patujue;
- Siaddappengeng pulanae.
(Yang memperbaiki hubungan kekeluargaan yaitu:
- Sependeritaan dan kasih-mengasihi;
- Gembira menggembirakan;
- Rela merelakan harta benda dalam batas-batas yang wajar;
- Ingat memperingati dalam hal-hal yang benar;
- Selalu memaafkan.)
Dorongan
perasaan solidaritas untuk membela, menegakkan, memperjuangkan harkat
kemanusiaan orang lain atau perasaan senasib sepenanggungan di antara
keluarga, kerabat, dan masyarakat dilukiskan dalam ungkapan-ungkapan
Lontarak sebagai berikut
Eppai rupanna padecengi asseajingeng:
- Sialurusennge' siamaseng masseajing.
- Siadampengeng pulanae masseajing.
- Tessicirinnaiannge warangparang masseajing, ri sesena gau' sitinajae.
- Sipakainge' pulannae masseajing ri sesena gau' patujue sibawa winru' madeceng.